Pemkab Aceh Timur, Diduga Kurang Tanggung Jawab Terkait Sekolah MAN Insan Cendekia -->

Pemkab Aceh Timur, Diduga Kurang Tanggung Jawab Terkait Sekolah MAN Insan Cendekia

Redaksi
Jumat, Maret 05, 2021


Keizalinnews.com | Aceh Timur - Sekjen BAI Aceh Timur (Badan Advokasi Indonesia) Ridwan,S.Pd mengkritik Bupati Aceh Timur H.Hasballah,SH. Ridwan menganggap Bupati belum pantas mengatakan Aceh Timur Beureuh karena masih banyak berbagai faktor yang belum Beureuh. Contohnya dibidang pendidikan, masih banyak sekolah belum  terealisasi dengan baik, faktor ekonomi masih banyak kemiskinan yang jadi pengemis (minta seudekah), faktor harga barang belum optimal, contohnya Gas Lpj 3kg dan harga sembako lainnya, dan rumah tak layak huni masih banyak  terabaikan dan lain-lainya. 


Selanjutnya terkait pendidikan yang sangat disayangkan sekolah MAN Insan Cendikia yang berdiri semenjak dari 2016 dan  sampai sekarang belum terpenuhi layaknya sekolah  Insan Cendekia. Karena masih berlumuran kotoran sapi dan kotoran kambing. Sekolah tempat menimba ilmu yang tentunya harus di tempat yang sangat diutamakan kebersihan dan ditempat yang nyaman, apalagi sekolah MAN Insan Cendekia yang siswa-siswinya harus kemampuan berpotensi yang tinggi, baru bisa lolos menjadi pelajar di sekolah ini. Sebaliknya pelajar harus yang berpotensi, begitu juga seharusnya areal sekolahnya harus berpotensi juga.



Sekjen BAI dan bersama rekan-rekan media lainnya bertemu dan konfirmasi dengan kepala sekolah Zhulfan,S.Ag.,Msc mengatakan pertama kali supaya bisa berdirinya sekolah ini Bupati harus menyediakan tanah seluas 10H dan bersedia pagar sekeliling sekolah dan jalan memasuki ke sekolah. Dan Bupati sudah bersedia lahan seluas 10H dan bertanggung jawab, maka berdirilah sekolah MAN Insan Cendikia di Aceh Timur, tapi sampai sekarang belum terpenuhi dan belum terealisasi yang optimal, dan mengatakan juga sudah beberapa kali bertemu dengan Bupati ,mempertanyakan terkait permasalahan disekolah ini, pak Shulfan,S.Ag.,Msc mengatakan pagar yang sangat di butuhkan sekarang, karena banyak hewan-hewan masyarakat yang bebas berkeliaran di gedung sekolah. Dengan nada yang lembut Bupati menyuruhnya membuat Proposal , dan proposal sudah beberapa kali mengajukannya, tapi dengan sia-sia sampai sekarang belum ada  pertanggung jawaban Bupati yang jelas Ungkap diruang kerjanya. Pada Hari Rabu,03-03-2021 .


Sekjen BAI menegaskan sangat disayangkan apabila Bupati belum menanganinya yang serius, terkait permasalahan disekolah ini, karena sekolah ini sangat jorok dan berkumuh bagaikan kandang sapi, dan tak layak disebut sebagai sekolah Insan Cendekia kalau keadaannya masih seperti sekarang ini. Tegasnya Sekjen BAI Atim. (Red)