Wow !! Pungli Merajalela Di Satpas SIM Subang, Kapolres Subang Tutup Mata Warga Minta Ditindak Tegas -->

Wow !! Pungli Merajalela Di Satpas SIM Subang, Kapolres Subang Tutup Mata Warga Minta Ditindak Tegas

Rabu, Juni 10, 2026


Radar Nusantara News | Subang – Maraknya Layanan pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas SIM Satlantas Polres Subang kini menjadi Pertanyaan Publik. 


Keluhan bermunculan terkait maraknya dugaan praktik percaloan yang Seorang Satpam atau Berkedok Biro Jasa Dan Anggota Satlantas Itu Sendiri Serta Membebani warga dengan biaya pengurusan yang jauh melampaui tarif resmi yang ditetapkan, sebagaimana terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026.

 

Salah satu warga, Sebut Saja fery ( Nama Samaran ), mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang terjadi di lokasi pelayanan tersebut.


Menurut pengalamannya yang ia terima sedang mengurus dokumen, Pembuatan SIM biaya yang harus dikeluarkan tidak lagi wajar dan sangat memberatkan.

 

"Ada yang dikenakan biaya hingga Rp.800.000, ada juga yang mencapai Rp. 1.000.000, bahkan tidak sedikit yang harus membayar sampai jutaan rupiah untuk satu kali pengurusan Lulus Tes Uji SIM . 


Padahal, setahu kami biaya resmi yang seharusnya dibayarkan kepada negara tidak sampai seperempatnya, yaitu di bawah Rp250.000 saja," ungkap fery ( Nama Samaran) kepada awak media, Kamis Siang.

 

Praktik ini jelas menimbulkan ketidakadilan dan merugikan masyarakat luas, karena biaya yang tertera resmi sangat jauh berbeda dengan kenyataan yang harus dibayarkan akibat ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Melihat kondisi yang semakin meresahkan ini, Fery ( Nama Samaran  ) menaruh harapan besar kepada pimpinan kepolisian daerah. 


Mereka meminta Kapolda Jawa Barat yang baru saja menjabat beserta seluruh jajarannya Dan Propam Polri untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas. 


Tindakan penertiban mutlak diperlukan guna menindak tegas oknum yang diduga terlibat atau bekerja sama dalam praktik percaloan tersebut.

 

Selain penindakan terhadap para calo, masyarakat juga mendesak adanya transparansi penuh terkait biaya dan prosedur pengurusan SIM. 


Hal ini dinilai sebagai solusi utama agar pelayanan publik di lingkungan kepolisian dapat berjalan dengan bersih, profesional, dan benar - benar meringankan beban masyarakat, sesuai dengan semangat pelayanan masyarakat yang seharusnya dijalankan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun tanggapan yang disampaikan oleh pihak Satlantas Polres Subang maupun pihak terkait lainnya mengenai dugaan praktik ini. 


Pihak redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan menyeluruh bagi masyarakat.( Tim )